Selamat Datang di Web Virtual Laboratory of Plant Taxonamy Rizki, S.Si., M.P., Anggota Penggalang Taksonomi Tumbuhan Indonesia (PTTI) Dosen Program Studi Budi Daya Tanaman Hortikultura Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dan Selebumnya di Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat. Pembina mata kuliah Morfologi Tumbuhan, Taksonomi Tumbuhan Tinggi, Ekologi Tumbuhan, email: biorizki@gmail.com

Cara Memperkenalkan DNA Pada Anak-anak

Ternyata untuk memperkenalkan biologi molekuler yaitu seperti membahas genetik / DNA bisa dimulai sejak masa anak-anak. Jadi sebenarnya apa itu DNA? Bagaimana kita menjelaskan konsep genetik pada anak-anak?

Sebelumnya kita akan jelaskan terlebih dahulu apa sebenarnya genetik itu. Genetik adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mahluk hidup mewariskan sifat atau cirinya ke dalam sel ke generasi / keturunan selanjutnya. Sifat atau ciri tersebut bisa berupa bentuk hidung, warna rambut, bahkan perilaku orang tua.
Jika ingin menjelaskan konsep genetik yang mudah pada anak-anak adalah dengan membandingkan ciri-ciri ibu dan anak di depan cermin. Misalnya ibu dan anak mempunyai warna mata yang sama, itu artinya adalah sel mata pada anak mengandung DNA yang sama dengan DNA yang ibunya miliki. Kita bisa juga mengatakan bahwa, ibu membagikan DNA pada anaknya sehingga warna mata ibu dan anak sama. Sehingga, DNA adalah salah satu komponen paling penting dalam mahluk hidup. DNA tidak hanya terdapat pada manusia, tetapi ada juga di tanaman, hewan, maupun mikroorganisme seperti bakteri.

Ada salah satu model eksperimen yang membuktikan bahwa DNA ada di dalam mahluk hidup. Eksperimen ini mudah  dan dapat kita lakukan tanpa biaya mahal, bahkan bisa dilakukan dengan mengandalkan perlengkapan dapur kita. Dan bagaimana eksperimennya?

Pertama yang disiapkan (bahan dan alat) :

- Sampel : strawbery (bisa juga pake pisang, kiwi, atau buah-buahan lunak lainnya)
- Sabun cuci piring cair
- Alkohol atau Ethanol 99% dingin (disimpan di freezer) –> bisa beli di apotik
- Air
- Zip bag
- Sendok makan
- Gelas yang bening

Cara kerja :

1. Masukkan strawberry di zip bag dan tambahkan sedikit air untuk membantu dalam penghancuran. Hancurkan dengan meremas-remas strawberry tersebut sampai halus.
(penjelasan : akan menghancurkan dinding sel dan membran sel, yang digunakan di sini adalah air dan meremas-remas. Kita ingat prinsip biologi sel, yaitu difusi-osmosis, dimana tekanan yang masuk dalam sel lebih tinggi, sel akan rusak).

2. Setelah meremas-remas, kita akan dapatkan sari buahnya yang cair (supernatan). Kita pindahkan ke dalam gelas yang bersih tadi.
(penjelasan : supernatan / cairan ini berisi organel-organel dalam sel dan juga ada D. Tapi DNA di sini masih berada di dalam nukleus. bagaimana kita menghancurkan nukleus? kita beralih step selanjutnya).

3. Kita masukkan sesendok sabun cuci cair dan aduk-aduk dengan sendok. (penjelasan : kita tahu bahwa DNA masih berada dalam nukleus. Nah, untuk menghancurkan nukleus dan mengeluarkan DNA kita treatment dengan pemberian sabun. Mengapa? karena membran nukleus sebagian besar adalah lemak, untuk menghilangkan lemak kita perlu sabun. Sabun di sini dianalogikan sebagai SDS dalam proses isolasi DNA dalam skala lab).

4. Setelah diaduk, kita kasih alkohol 100% dari dalam alkohol pelan-pelan. Jadi terbentuk 2 lapisan bening dan bagian bawah berwarna merah (strawberry). (penjelasan : DNA tidak suka dengan alkohol, maka dari itu untuk memisahkan DNA dengan material lain, kita beri alkohol).

5. Tunggu beberapa saat…. ada sesuatu melayang-layang di bagian atas (bening seperti lendir). Itulah kumpulan DNA strawberry. Kita bisa mengambil lendiran bening itu dengan tusuk gigi.

Selamat mencoba! :D

Sumber : https://edukasisainsanakindonesia.wordpress.com/2016/09/18/memperkenalkan-genetik-dna-pada-anak-anak/#more-269

Info Kesehatan

loading...